PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP LINGKUNGAN part 8

2.5.2  Model Kampanye

Model yang sangat sering digunakan sampai saat ini adalah model komponensial kampanye. Dalam model ini terdapat unsur- unsur yang harus  dilihat  sebagai  satu  kesatuan,  diantaranya, sumber kampanye, saluran, penerima kampanye, efek dan umpan balik. Nah, dengan kampanye yang baik. Pengunaan plastik dapat dikurangin.

2.5.3  Landasan Kampanye

Menurut Klingeman dan Romelle (2002), dalam buku Manajemen Kampanye, berdasarkan cara kampanye dilakukan, kampanye dibagi menjadi dua yaitu:

  • Kampanye informatif, kampanye ini dilakukan secara satu arah, pesan-pesan kampanye hanya terjadi satu arah kepada penerima, tidak terjadi dialog antara pelaku dan penerima kampanye.
  • Kampanye komunikatif, kampanye ini berbanding terbalik dari kampanye informatif, pada kampanye ini pelaku kampanye sepenuhnya mengandalkan media massa untuk menyalurkan pesan-pesannya.

Sedangkan berdasarkan pada tujuan kampanye, kampanye dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Kampanye informatif, bertujuan untuk memberikan informasi, melakukan perubahan, menggugah kesadaran masyarakat mengenai isu tertentu.
  • Kampanye persuasif,    bertujuan    untuk    mengajak    dan menganjurkan perubahan pada kebiasaan dan pemikiran.

Dengan banyak jenis-jenis kampanye, limbah plastik dapat dikurangin.

Titik tolak suatu kampanye adalah persuasi, terdapat empat kelebihan yang dimiliki oleh kampanye persuasi, diantaranya:

  • Kampanye berupaya   menciptakan   tempat   tertentu   dalam pikiran khalayak.
  • Kampanye berlangsung dalam  berbagai  tahap,  mulai  dari menarik perhatian, mempersiapkan khalayak untuk bertindak, hingga akhirnya mengajak untuk melakukan tindakan nyata.
  • Kampanye melebih-lebihkan gagasan yang disampaikan.
  • Kampanye menggunakan       kekuatan       media       untuk mempengaruhi khalayak.

baca juga di: http://plastikvacuum.mesinkemasplastik.com/