<!--:en-->Choosing The Right Lightweight Concrete Product<!--:--><!--:id-->Memilih Produk Beton Ringan yang Baik<!--:-->

Choosing The Right Lightweight Concrete ProductMemilih Produk Beton Ringan yang Baik

“The first lightweight concrete product for walls entered Indonesian market in 1985. However, it was not untill 1995 that this product became acceptable and was welcomed by Indonesian people,” explained Thomas Bahar, the Director of PT. Jaya Celcon Prima (Celcon aerated lightweight concrete manufacturer).

After people began to accept this material as a substitute for terracotta bricks, the market demand of aerated lightweight concrete increased. This increase caused many similar products from a variety of brands participated in the market sales. Untill today, there are at least 14 lightweight concrete products in Indonesian market. With so many choices, you need to be selective in choosing the right product.

Only the products with good quality are worth your choice. However, the next question is: how can we tell? One of the easiest way is by comparing their weight and test their porisity.

When you go to a building material store to look for aerated lightweight concrete products, they are going to offer you some brands. You need to be careful, because although they are labeled as “lightweight”, not all of them are truly “lightweight”.

Aerated lightweight concrete weighs 6-8kg each. If the weight of the product being offered is heavier than the normal weight of aerated lightweight concrete, it means that product is not a genuine lightweight concrete. It might be a modified version of concrete brick (batako).

blok-jumbo-blok

“ Awalnya, produk beton ringan untuk dinding masuk ke Indonesia sekitar tahun 1985. Namun, baru sekitar tahun 1995 produk ini bisa diterima oleh masyarakat Indonesia,” ujar seorang pemilik salah satu beton ringan.

Sejak masyarakat mulai menerima material ini sebagai pengganti bata maka pasar permintaan beton ringan aerasi menjadi tinggi. Tingginya permintaan ini membuat pasar dipenuhi oleh beberapa produk sejenis dari beragam merk dan bentuk. Hingga saat ini setidaknya ada sekitar 14-an produk beton ringan yang ada di pasaran Indonesia. Dengan banyak produk ini, Anda harus selektif memilihnya.

Hanya produk yang berkualitas yang patut dipilih. Lantas, bagaimana memilih yang berkualitas? Salah satu cara yang termudah adalah membandingkan berat dan menguji porositasnya.

Ketika datang ke toko material untuk mencari produk beton ringan aerasi, Anda akan disodorkan beberapa merek. Meskipun bernama “ ringan “ Anda harus waspada karena beberapa merek tersebut bias jadi tidak ringan bobotnya.

Beton ringan aerasi memiliki bobot sekitar 6-8kg/buah. Jika ternyata berat produk yang ditawarkan lebih berat dari bobot normal beton ringan aerasi maka produk tersebut bukan produk murni beton ringan. Bisa jadi produk tersebut adalah batako yang dimodifikasi bahan penyusunnya.

blok-jumbo-blok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *