Dinding Blok AAC: ‘Do and Don’t’Dinding Blok AAC: ‘Do and Don’t’

By : Elisa Haryonugroho

 

DO:

 

  • Make sure the main structure and columns meet the requirements and are dry.
  • Use a mixture of PM-200 or PM-600 as first horizontal layer adhesive with 2-5 thickness. Apply it with a trowel.
  • Use block adhesive PM-100 on the vertical blocks.
  • Use a waterpass to ensure the blocks have been layed evenly.
  • Use PM-100 for horizontal and vertical blocks in the second course and in the next courses
  • Make sure the blocks are even and in 90-degree angle to each other, using a waterpass.
  • Use a rubber mallet to level the block.
  • It is recommended to use PM-200 plaster from Prime Mortar because it has been tested and proved to meet technical requirements
  • Remove the excess of block adhesive PM-100 which sticks out from the surface. Cover the hollows between blocks using PM-100. Use a trowel to apply it.
  • Place an anchor in every 3 courses of vertical block and every 2 courses of horizontal blocks.
  • The overlap length of vertical shear in the lower course and vertical shear in the upper course is 20 cm or 1/3 of the overal length.

 

DON’T:

 

  • Don’t work on a damaged, leaned, or visually unreliable sloof, beam, or concrete column.
  • Don’t use conventional adhesive mixture or plaster which has unstable or unmeasurable composition and homogeneity.
  • Don’t use fake AAC Blocks which will affect the quality of the final result of the wall construction.
  • Don’t use water that is contaminated by mud, oil, or salt to mix instant cement.
  • Don’t use a mixture of PM-100 that is too thin or too thick because it can reduce its ability to stick objects.
  • Don’t use a bucket that is dirty or has some paint on it.
  • If the surface of a vertical block looks leaned, correct it right away, because this would cause extra use of plaster.
  • Don’t use a trowel or a hand to level a block, because the pressure won’t be strong enough. Don’t use a metal mallet, because the pressure would be too strong.
  • Don’t wet the surface of a wall before applying plaster.
  • Don’t use a hammer to cut a block, because it will cause an uneven vertical surface.
  • Don’t make a passage for electricity pipes with the depth more than 1/3 of the block width.

Oleh : Elisa Haryonugroho

 

DO:

 

  • Pastikan struktur  utama dan kolom praktis sudah memenuhi syarat dan dalam keadaan kering.
  • Gunakan adonan PM-200 atau PM-600 untuk perekat arah horizontal lapis pertama setebal 2-5 cm dengan menggunakan cetok semen.
  • Gunakan perekat Blok PM-100 untuk sisi arah vertikal blok dengan bantuan roskam bergigi  yang sesuai.
  • Gunakan ‘waterpas’ untuk memastikan perletakan setiap blok rata.
  • Perekat blok arah horizontal dan vertical lapis ke 2 dan seterusnya menggunakan PM-100.
  • Pastikan setiap blok dalam keadaan rata dan tegak lurus dengan menggunakan ‘waterpas’.
  • Gunakan palu karet untuk menekan blok sehingga rapat.
  • Plesteran yang disarankan adalah PM-200 dari Prime Mortar karena sudah teruji memenuhi  persyaratan teknis.
  • Rapikan kelebihan perekat blok PM-100 yang meluber keluar. Tutup sambungan antar blok yang masih berongga dengan menggunakan PM-100 dengan bantuan cetok semen.
  • Tempatkan angkur setiap 3 lapis blok arah vertical dan 2 blok arah horizontal.
  • Panjang ‘overlap’ letak siar vertikal lapis bawah dan siar vertikal lapis atas adalah 20 cm atau 1/3 panjang.

 

DON’T:

 

  • Jangan bekerja pada kondisi sloof, balok, dan kolom beton yang keropos, miring, dan secara visual meragukan.
  • Jangan gunakan adonan konvensional untuk perekat blok dan plesteran yang tidak terukur baik campuran dan homogenitasnya.
  • Jangan gunakan Blok AAC palsu yang akan mempengaruhi mutu hasil akhir pekerjaan dinding tembok.
  • Jangan gunakan air untuk mengaduk semen instan yang mengandung lumpur , minyak atau garam.
  • Jangan gunakan adonan PM-100 yang terlelu encer atau terlalu kental yang dapat mengurangi daya rekat.
  • Jangan gunakan ember atau tempat adukan semen yang kotor atau bekas cat.
  • Segera koreksi apabila permukaan vertikal blok terlihat miring, sebab akan mengakibatkan pemborosan plesteran.
  • Jangan gunakan cetok atau tangan untuk merapatkan blok karena tekanannya kurang kuat, atau palu besi karena tekanannya terlalu kuat.
  • Jangan basahi permukaan dinding Blok sebelum pekerjaan plester.
  • Jangan gunakan palu untuk memotong blok, karena akan menghasilkan permukaan vertical yang tidak rata.
  • Jangan membuat alur untuk utilitas pipa listrik dan air dengan kedalaman lebih dari 1/3 tebal blok.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *